logo caroline red
menu

Tips Ganti Pelek Mobil, Ketahui Ukuran PCD

author-image
Caroline.id | 26 Des 2019
Share
share-mobil
Detail Article

Dari sekian banyak cara atau tips ganti pelek mobil, ada satu hal yang paling penting. Pemilik mobil wajib mengetahui ukuran PCD (Pitch Centre Diameter) mobilnya. Karena jika salah ukuran, pelek mobil malah tak bisa dipasang.

Sederhananya, PCD adalah diameter lingkaran yang terbentuk dari setiap baut pada as roda. Ambil contoh mobil Toyota Avanza 1.3 G yang memiliki PCD 4 x 114,3 mm. Itu artinya, pelek pada Avanza jenis ini memiliki empat buat baut dengan PCD 114,3 mm.

Jika pemiliknya ingin mengganti pelek standar dengan produk aftermarket maka bisa mengacu pada ukuran PCD tersebut agar mendapatkan pelek yang tepat.

Di Indonesia ada beberapa ukuran PCD yang populer. Pertama adalah 4 x 100 mm yang bisa ditemui pada mobil-mobil, seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Honda Brio, Datsun Go+/Panca, Suzuki Karimun, Toyota Yaris, Mazda2, Honda Jazz, Suzuki Swift, Ford Fiesta, Toyota Vios, Mazda2 sedan, Honda City.

Kemudian PCD 4 x 114,3 mm pada mobil-mobil Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Nissan Grand Livina, Nissan Evalia, Toyota Kijang lama, atau Chevrolet Spin. Kemudian PCD 5 x 114,7 mm yang biasa digunakan mobil-mobil SUV hingga sedan premium.

Setelah mengetahui PCD mobilnya, pemilik kendaraan barulah bisa memilih model pelek yang sekiranya cocok untuk dipasang. Jangan lupakan pula ukuran diamater pelek itu sendiri dan materialnya.

Tips ganti pelek mobil menggunakan adapter PCD

Pada kasus-kasus tertentu ada pemilik mobil yang ingin menggunakan sebuah pelek, namun PCD-nya tak sesuai dengan baut rodanya. Pada kondisi ini penggunaan adapter kerap dilirik.

Adapter berwujud pelat dengan bentuk lingkaran yang dipasang pada baut roda. Pemilik mobil bisa memilih adapter pelek yang diinginkan, misalnya dari as empat baut ke lima baut.

Dengan begitu mobil bisa menggunakan pelek dengan PCD yang berbeda. Namun demikian, pengunaan adapter memiliki efek tertentu pada mobil, khususnya soal pengendalian. Patut diperhatikan juga kekuatan dari komponen ini.

AUTHOR
author-image