logo caroline red
menu

6 Penyebab Rem Mobil Bunyi Ketika Diinjak dan Cara Mengatasinya

author-image
Dany M. Ridwan | 25 Sep 2023
Share
share-mobil
Detail Article

Sebagai seorang pemilik mobil yang berpengalaman, pasti kamu telah menemui momen yang mengganggu ketika menginjak pedal rem dan mendengar bunyi aneh yang muncul. Tidak hanya mengurangi rasa nyaman, bunyi tersebut juga bisa menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pengereman mobilmu. Untuk mengatasinya dengan tepat, Sobi Caroline perlu mengetahui penyebab rem mobil bunyi.

 

Dalam artikel ini, Caroline.id akan membawa kamu melalui perjalanan mendalam untuk memahami penyebab munculnya bunyi-bunyi rem saat diinjak, memberikan solusi yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah tersebut, dan menawarkan tips tentang cara merawat sistem rem mobil agar tetap prima. Langsung saja mari simak informasi selengkapnya di bawah ini.

 

banner beli mobil bekas.webp

Apa Saja Penyebab Rem Mobil Bunyi Ketika Diinjak?

apa saja penyebab rem mobil bunyi ketika diinjak.webp

 

Ketika rem mobil mengeluarkan bunyi saat diinjak, hal ini dapat mengindikasikan adanya masalah pada sistem pengereman. Bunyi ini seringkali berupa suara berdecit atau gesekan yang terdengar jelas, dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut beberapa penyebab yang mungkin menimbulkan suara tidak normal saat menginjak pedal rem:

1. Ketebalan Kampas Rem yang Tidak Merata

Salah satu penyebab rem mobil berbunyi adalah ketebalan kampas rem yang sudah tidak merata. Ketika kampas rem mulai aus atau terkikis tidak rata, gesekan dengan cakram menjadi tidak seimbang. Ini menyebabkan rem mobil mengeluarkan bunyi berdecit saat diinjak, terutama jika kampas rem sudah sangat tipis.

2. Kotoran yang Menempel di Antara Kampas dan Cakram

Kotoran seperti debu, kerikil, atau benda asing lainnya yang menempel di antara kampas rem dan piringan cakram dapat menimbulkan suara saat rem diinjak. Gesekan antara kotoran dan komponen rem menciptakan suara berdecit yang tidak nyaman. Kondisi ini sering terjadi saat kamu berkendara di jalan yang berdebu atau berlumpur.

3. Cakram Rem Berkarat atau Permukaan Tidak Rata

Cakram rem yang berkarat atau memiliki permukaan tidak rata juga bisa menjadi penyebab timbulnya bunyi. Karat yang menumpuk pada piringan cakram menyebabkan gesekan tidak merata antara kampas rem dan cakram, yang pada akhirnya mobil bunyi saat diinjak. Permukaan cakram yang tidak rata karena aus juga bisa menyebabkan bunyi gesekan yang tidak diinginkan.

4. Terkena Percikan Air atau Oli

Percikan air atau rem yang terkena oli juga bisa menyebabkan suara berdecit saat rem mobil diinjak. Air dapat membuat kampas rem licin sehingga menimbulkan bunyi, sementara oli yang menempel pada kampas atau cakram dapat mengurangi efektivitas pengereman dan menimbulkan suara karena adanya gesekan yang tidak normal.

5. Kurangnya Pelumas pada Komponen Rem

Pedal rem kurang pelumas pada bagian mekanisnya juga bisa menimbulkan bunyi ketika diinjak. Gesekan antar komponen yang kering menyebabkan bunyi gesekan logam. Solusinya adalah memberikan pelumas pada bagian yang bergerak untuk mengurangi gesekan dan mencegah suara berisik.

6. Rem Cakram yang Bermasalah

Rem cakram dan kampas rem yang tidak bekerja dengan baik, misalnya karena kampas rem sudah terlalu tipis atau piringan cakram sudah aus, bisa menjadi salah satu penyebab utama suara berdecit saat rem diinjak. Saat kampas rem dan cakram tidak bekerja optimal, gesekan berlebihan menimbulkan bunyi yang terdengar saat menginjak pedal rem.

 

Baca Juga: 5 Penyebab Klakson Mobil Mati dan Cara Mengatasinya

Bagaimana Cara Mengatasi Rem Mobil Bunyi Ketika Diinjak?

Bagaimana Cara Mengatasi Rem Mobil Bunyi Ketika Diinjak.webp

 

Tiba saatnya untuk mengetahui bagaimana cara mengatasi bunyi aneh saat menginjak rem. Ketika Sobi Caroline menghadapi masalah ini, penting untuk mengambil langkah-langkah yang tepat agar sistem pengereman kamu dapat berfungsi optimal dan menghadirkan kembali rasa nyaman dalam berkendara.

1. Periksa dan Ganti Kampas Rem yang Aus

Jika Sobi Caroline mencurigai bahwa bunyi rem disebabkan oleh ketebalan kampas rem yang tidak merata, tindakan pertama yang sebaiknya periksa kondisi kampas rem. Jika kamu menemukan bahwa kampas rem sudah aus atau tidak merata, jangan ragu untuk segera menggantinya dengan yang baru. Pastikan untuk juga memeriksa cakram rem dan membersihkannya dari kotoran atau karat sebelum memasang kampas rem baru.

2. Bersihkan Benda Asing di Antara Kampas Rem dan Cakram

Jika bunyi rem disebabkan oleh benda asing yang terjebak di antara kampas rem dan cakram, kamu bisa mencoba membersihkannya dengan hati-hati. Pastikan Sobi Caroline menggunakan alat yang tepat dan berhati-hati agar tidak merusak komponen lain saat membersihkan.

3. Lakukan Machining pada Cakram Rem

Untuk cakram rem yang berkarat atau tidak rata, kamu dapat mempertimbangkan untuk melakukan machining atau proses perataan permukaan cakram. Melalui cara ini, Sobi Caroline dapat mengembalikan permukaan cakram menjadi halus dan merata, sehingga mengurangi kemungkinan bunyi tidak diinginkan saat kamu melakukan pengereman.

4. Ganti Per Rem yang Aus

Ketika per rem sudah terlalu aus dan menyebabkan bunyi saat digunakan, maka yang terbaik adalah menggantinya dengan per rem yang baru. Pastikan Sobi Caroline memilih per rem yang sesuai dengan merek dan tipe mobil. Selain itu, periksa juga komponen lain dalam sistem pengereman, seperti kaliper rem, untuk memastikan semuanya berada dalam kondisi baik.

5. Periksa dan Servis Sistem ABS

Jika kamu mencurigai bahwa masalah berasal dari sistem ABS, segera lakukan pemeriksaan dan servis pada komponen-komponen terkait. Sensor ABS yang rusak atau komponen lain yang mengalami gangguan harus diperbaiki atau diganti. Penting untuk mengunjungi bengkel yang tepercaya guna memastikan bahwa sistem ABS mobil bekerja dengan baik.

 

Baca Juga: 7 Penyebab Suspensi Mobil Keras dan Solusinya

Bagaimana Cara Merawat Rem Mobil Agar Tidak Cepat Rusak?

Bagaimana Cara Merawat Rem Mobil Agar Tidak Cepat Rusak.webp

 

Selain mengetahui cara mengatasi bunyi pada rem mobil, merawat sistem pengereman juga memiliki peran penting dalam mempertahankan kinerja optimal dan keamanan dalam berkendara. Berikut ini adalah sejumlah langkah yang dapat Sobi Caroline ambil untuk merawat sistem rem mobil dengan baik:

1. Gunakan Rem dengan Bijak

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk merawat sistem rem adalah dengan menggunakan rem dengan bijak. Mengemudi dengan pengereman yang tiba-tiba atau berlebihan dapat menyebabkan panas berlebih pada sistem pengereman, mengurangi efisiensi dan umur pakai komponen. Sebaiknya, Sobi Caroline menggunakan transmisi yang lebih rendah atau manfaatkan rem mesin (engine brake) saat mengemudi di turunan untuk mengurangi kecepatan.

2. Hindari Overloading

Melampaui batas muatan yang direkomendasikan oleh produsen dapat memberikan tekanan berlebih pada sistem pengereman. Hal ini dapat mempercepat ausnya kampas rem dan komponen lainnya. Sebelum mengangkut beban berat, pastikan kamu memeriksa kapasitas muatan mobil dan menghindari overloading yang dapat membahayakan keselamatan.

3. Lakukan Pemeriksaan Berkala

Apabila Sobi Caroline ingin memastikan bahwa sistem rem selalu dalam kondisi prima, lakukanlah pemeriksaan berkala secara teratur. Periksa ketebalan kampas rem, kondisi cakram rem, serta komponen-komponen pengereman lainnya. Dengan mendeteksi masalah pada tahap awal, kamu dapat menghindari kerusakan yang lebih serius dan menghemat biaya perbaikan.

4. Gunakan Suku Cadang Berkualitas

Saat mengganti suku cadang pada sistem rem, pastikan Sobi Caroline hanya menggunakan suku cadang yang berkualitas tinggi dan orisinal sesuai dengan pabrikan mobil. Sadar ataupun tidak, penggunaan suku cadang berkualitas rendah dapat mengurangi kinerja pengereman dan bahkan berpotensi menyebabkan masalah lebih lanjut.

 

Baca Juga: 6 Penyebab Tarikan Mobil Matic Terasa Berat

5. Jaga Kebersihan Lingkungan dan Jalan

Kotoran, debu, dan partikel-partikel lainnya dapat menumpuk pada komponen-komponen pengereman. Untuk itu, jaga kebersihan area parkir dan hindari berkendara di jalan berdebu atau kotor yang dapat mempercepat ausnya komponen pengereman. Membersihkan sistem rem secara teratur akan membantu mempertahankan kinerja optimal dan mencegah masalah yang tidak diinginkan.

banner jual beli mobil bekas.webp

 

Kesimpulan

Sobi Caroline, dengan memahami penyebab bunyi pada rem saat diinjak, menerapkan solusi yang tepat, dan melaksanakan langkah-langkah perawatan yang disarankan, kamu dapat menjaga sistem pengereman mobil untuk selalu dalam kondisi terbaik. Jangan lupa bahwa keamanan dan kenyamanan dalam berkendara harus selalu menjadi prioritas utama.

 

Pada dasarnya, solusi terbaik yang bisa kamu lakukan untuk menjaga sistem pengereman mobil adalah dengan melakukan servis rutin secara berkala di bengkel resmi mobil kamu. Bila perlu, lakukan perbaikan saat terjadi kerusakan juga di bengkel resmi agar dapat ditangani langsung oleh teknisi ahli. 

 

Jika muncul masalah pada mobil yang sudah cukup banyak dan kamu ingin membeli kendaraan baru dengan pengereman yang prima, jangan ragu untuk mempertimbangkan opsi yang ditawarkan oleh Caroline.id. 

 

Caroline.id menawarkan berbagai pilihan mobil bekas berkualitas yang telah melalui proses pemeriksaan ketat secara menyeluruh, sehingga Sobi Caroline dapat memiliki kendaraan yang andal dengan budget yang cocok.

 

Tenang saja, seluruh pembelian mobil bekas di Caroline,.id telah mendapatkan garansi 7+ yang mencakup berbagai aspek seperti mobil sudah diservis, memiliki dokumen lengkap, garansi transmisi, mesin, dan rem selama 1 tahun, garansi AC dan electrical, mobil bekas bukan bekas kecelakaan besar atau banjir, garansi BUY BACK, keaslian nomor mesin dan nomor rangka, serta garansi plus untuk bagian suspensi dan kemudi. Jual Beli Mobil Bekas Bergaransi atau Tukar Tambah Mobil di Caroline.id pasti aman dan transparan.

 

Jadi, jangan ragu lagi, temukan mobil bekas berkualitas sesuai dengan keinginan kamu di Caroline.id, dan nikmati perjalanan tanpa khawatir di jalan raya.

AUTHOR
author-image

Jangan Lewatkan