logo caroline red
menu

7 Cara Merawat Minyak Rem Mobil Agar Tetap Awet

author-image
Caroline.id | 1 Nov 2021
Share
share-mobil
Detail Article

 

Sistem pengereman pada mobil merupakan komponen vital yang mengendalikan kecepatan kendaraan. Kondisi pengereman yang baik sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kamu saat berkendara. Oleh karena itu, sebagai pemilik kendaraan, sangatlah penting untuk secara teratur melakukan perawatan pada sistem pengereman mobil untuk mendeteksi dini masalah yang mungkin timbul dan memperbaikinya. Selain itu, merawat sistem pengereman juga dapat membantu memperpanjang umur mobil kamu. Bagaimana langkah-langkah yang tepat dalam merawat sistem pengereman mobil? Simak informasi selengkapnya di bawah ini!

7 Cara Merawat Rem Mobil yang Baik dan Benar

Memahami tentang komponen pada mobil memanglah penting, karena dapat membantu kita dalam merawat dan memperbaiki komponen tersebut. Salah satu komponen yang penting pada mobil adalah rem. Berikut beberapa cara merawat rem mobil dengan biak dan benar:

 

Baca Juga: 4 Tips Merawat Mobil Manual yang Baik & Benar

1. Membersihkan Cakram dan Kanvas Rem

Bagian inti dari sistem pengereman mobil adalah cakram dan kampas rem. Kedua komponen ini selalu terpapar langsung dengan debu dan partikel asing saat mobil berada di jalan. Salah satu cara perawatan yang paling sederhana untuk menjaga agar sistem rem tetap berfungsi dengan baik adalah dengan membersihkannya dari kotoran yang dapat mengurangi efisiensi pengereman. Penting untuk memeriksa dan menjaga kebersihan kedua komponen utama ini, terutama setelah melewati jalan berdebu atau berair.

2. Mengganti Cairan Rem Secara Rutin

Agar tetap tahan lama, komponen rem harus selalu terlumasi dengan baik. Oleh karena itu, salah satu langkah perawatan yang penting adalah memeriksa kondisi serta ketersediaan pelumas rem, baik dari segi kualitas maupun jumlahnya. Penting untuk memastikan bahwa tabung pelumas rem tidak tercampur dengan udara yang dapat menyebabkan pembentukan gelembung, hal ini akan mengurangi efektivitas rem mobil. Perhatikan juga usia pakai cairan rem, dan segera gantilah dengan cairan yang baru jika kualitasnya mulai menurun, sehingga dapat menjaga agar komponen rem tetap terlumasi dengan baik dan berfungsi optimal.

3. Membubut Piringan Rem Mobil

Seiring penggunaan kendaraan yang lebih sering, kanvas rem akan mengalami penipisan dan mungkin akan terdengar bunyi decit ketika digunakan. Untuk mengatasi masalah ini, kamu dapat melakukan perawatan dengan mengamplas atau membubut kanvas atau cakram rem mobil untuk menjaga permukaannya tetap rata. Namun, penting untuk memeriksa terlebih dahulu kondisi fisik kanvas rem mobil kamu dan memastikan bahwa kondisinya masih layak untuk diperbaiki atau dirawat seperti ini. Penting juga untuk menghindari membubut piringan rem jika kondisi kanvas sudah sangat tipis, karena hal ini dapat menyebabkan retak atau pecah pada cakram rem.

 

Baca Juga: Penyebab Rem Mobil Keras dan Cara Pengecekannya

4. Memeriksa Kaliper Rem

Kaliper adalah bagian dari sistem rem yang bertugas menekan kanvas ke rotor sehingga mobil dapat melambat. Meskipun jarang mengalami kerusakan, beberapa faktor seperti kekurangan pelumas dapat mempengaruhi kinerjanya. Gejala kendala pada kaliper bisa berupa proses pengereman yang tidak lancar saat digunakan. Oleh karena itu, disarankan untuk mengganti pelumas atau minyak rem setiap 20.000 km perjalanan. Penting untuk tidak menunda penggantian pelumas jika cairannya sudah terlihat berwarna pekat.

5. Memeriksa Cek Booster Rem

Umumnya, kebocoran pada sistem rem disebabkan oleh masalah pada booster rem mobil kamu. Salah satu indikasi bahwa booster rem mengalami masalah adalah pedal rem sulit untuk ditekan. Jika kamu mengalami gejala tersebut, segera periksakan mobil kamu ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan yang tepat dan menghindari risiko kecelakaan akibat sistem pengereman yang tidak optimal.

6. Hindari Melakukan Pengereman Kasar

Salah satu cara perawatan rem mobil yang bisa dilakukan sendiri adalah dengan melakukan pengereman secara halus. Tindakan ini tidak memerlukan alat khusus, hanya perlu mengubah gaya berkendara. Meskipun penggunaan pengereman yang halus juga akan mengakibatkan ausnya kampas rem, namun tingkat keausan tersebut tidak sebesar jika pengereman dilakukan dengan kasar. Oleh karena itu, disarankan untuk menjaga jarak dengan mobil di depan agar dapat melakukan pengereman dengan lembut saat berada di jalan raya.

 

Baca Juga: Penyebab Rem Mobil Bunyi dan Solusinya - Caroline.id

7. Selalu Perhatikan Indikasi Masalah Sistem Pengereman

Salah satu aspek penting dalam merawat sistem pengereman mobil adalah dengan memperhatikan tanda-tanda atau indikasi yang muncul. Tindakan ini dapat dilakukan oleh pemilik kendaraan sendiri. Jika terdengar bunyi atau decit pada rem, atau jika rem terasa tersendat-sendat bahkan ketika pedal rem sudah ditekan, perlu untuk diwaspadai karena hal tersebut menunjukkan adanya masalah pada sistem pengereman. Sebaiknya segera membawa mobil ke bengkel untuk diperiksa agar masalah tersebut tidak berkembang dan untuk menjaga keselamatan saat berkendara.

 

banner-dany.jpg

Temukan Mobil Impian Kamu yang Berkualitas di Caroline.id!

Merawat sistem pengereman mobil merupakan langkah penting dalam memastikan keselamatan dan kinerja kendaraan yang optimal. Dengan melakukan perawatan ini secara teratur, kamu dapat memperpanjang umur mobil dan menghindari risiko kecelakaan yang disebabkan oleh masalah pengereman.

 

Bagi Sobi Caroline yang ingin konsultasi atau memesan langsung mobil bekas bergaransi, hubungi saja WhatsApp tim Caroline.id yang dengan senang hati siap membantu dalam proses pemesanannya. Jangan ragu mengunjungi Caroline.id sekarang juga dan realisasikan impianmu untuk memiliki mobil hatchback atau sedan yang cocok digunakan bersama keluarga, baik di jalanan perkotaan maupun perjalanan jauh.

AUTHOR
author-image