logo caroline red
menu

BBM Bersubsidi: Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Perbedaannya

author-image
Dany M. Ridwan | 12 Jan 2023
Share
share-mobil
Detail Article

Dari segi bantuan pembiayaan oleh Pemerintah, terdapat dua jenis BBM di Indonesia yakni BBM Subsidi dan BBM Non-Subsidi. BBM bersubsidi adalah jenis bahan bakar minyak yang dikhususkan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan. Biasanya BBM subsidi ini disediakan oleh pemerintah agar orang-orang tidak mampu dapat merasakan fasilitas serupa seperti yang lainnya. 
 

Namun tidak jarang juga penggunaan BBM subsidi justru dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat yang bukan targetnya sehingga menciptakan kelangkaan. Semoga Sobi Caroline tidak termasuk ke dalam golongan orang yang menggunakan BBM subsidi ketika sebenarnya keadaan keuangan sangat baik. 


Tetapi ada juga kemungkinan Sobi Caroline menggunakannya karena tidak tahu informasi apa pun mengenai BBM subsidi tersebut. Jika benar demikian maka kamu berada di tempat yang tepat. Kali ini Sobi Caroline akan diajak untuk memahami BBM subsidi lebih lanjut. 

 

Bukan hanya membicarakan definisi tetapi juga jenis-jenis bahan bakar kendaraan yang disubsidikan sampai rekomendasi mobil di Caroline yang menggunakan bahan bakar tersebut. Mari mulai pembahasannya sekarang! 

Apa Itu BBM Bersubsidi?

Sebelum mengenali apa itu bahan bakar minyak (BBM) subsidi, pahami dahulu arti yang sesungguhnya dari kata subsidi. Menurut KBBI, kata subsidi mengandung arti bantuan uang dan sebagainya kepada yayasan, perkumpulan dan sebagainya. 

 

Itu berarti BBM subsidi merupakan bahan bakar yang dibantukan dari pemerintah kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan. Jadi harga yang awalnya cukup mahal menjadi lebih terjangkau karena sudah dibayarkan oleh pemerintah melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) kepada perusahaan penyedia bahan bakar minyak yaitu PT. Pertamina. 

 

Jadi setiap tahunnya pemerintah dan bagian lainnya sudah menganggarkan sejumlah uang untuk membayarkan biaya bahan bakar tersebut. 

Apa Saja Ciri-Ciri BBM Bersubsidi?

Penjualan BBM subsidi di pasaran memang tidak jelas diberikan tulisan seperti “Ini adalah BBM Subsidi”. Sebaliknya setiap masyarakat harus memiliki kesadaran diri dengan memahami ciri-ciri dari BBM yang sudah disubsidikan. Berikut beberapa ciri di antaranya. 

1. Memiliki Harga yang Terjangkau

Adanya pembayaran oleh pemerintah dalam jumlah persentase tertentu membuat harga bahan bakar subsidi pasti jauh lebih murah daripada yang non-subsidi. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat berbagai kalangan berbondong-bondong memilih bahan bakar satu ini. 

2. Memiliki Nilai Oktan yang Rendah

Ciri selanjutnya dari BBM subsidi ialah memiliki nilai oktan atau setana yang terbilang rendah. Nilai oktan dan setana merupakan angka yang menunjukkan kualitas dari suatu bahan bakar. Makin rendah nilainya maka bahan bakar tersebut memerlukan waktu yang lebih lama untuk terbakar. 
 

BBM yang disubsidi secara umum memiliki nilai oktan 90 dan setana 48. Saat ini kendaraan memiliki kebutuhan yang berbeda-beda mengenai kualitas bahan bakar yang ada. Beberapa mobil cukup hanya dengan BBM oktan 90. 
 

Tetapi ada juga yang memerlukan BBM oktan 95 ke atas. Kemudian ada juga kendaraan bermesin diesel yang membutuhkan setana 48 atau 53. Nah sebelum kamu mengisi BBM dengan angka rendah yaitu yang sudah disubsidikan, cobalah terlebih dahulu mencari tahu kebutuhan kendaraan. 
 

Cari tahu jenis BBM dengan oktan atau setana berapa yang seharusnya kamu beli supaya kinerja mesin mobil bisa optimal. Pasalnya kesalahan dalam pengisian BBM dapat menyebabkan kerusakan yang berakibat fatal. 

3. Kuota atau Jumlahnya Terbatas

Jumlah BBM subsidi tidak terlalu banyak seperti yang non-subsidi. Hal ini terjadi karena memang BBM subsidi ditujukan untuk kelompok yang membutuhkan saja. Jadi sangat wajar apabila kuotanya terbatas.

 

Baca Juga: 5 Rekomendasi Mobil yang Cocok untuk Daerah Pegunungan

Apa Saja yang Termasuk BBM Bersubsidi?

BBM yang dibayarkan oleh pemerintah tidak banyak. Terhitung hingga hari ini hanya ada 2 jenis BBM subsidi dari bensin dan diesel. Bahan bakar bensin yang disubsidikan mengandung nilai oktan 90. Di sisi lain, bahan bakar diesel yang dibantukan mengandung nilai setana sebesar 48. 

Apa Saja Perbedaan BBM Subsidi dengan Non-subsidi?

Apabila kamu memperhatikan penjelasan informasi sebelumnya maka ada beberapa aspek yang bisa digunakan untuk membedakan BBM subsidi dengan non-subsidi. Setidaknya ada 4 aspek penting yang bisa kamu gunakan yaitu harga, kualitas, kuota, dan target pasar.

1. Harga

Harga BBM bersubsidi biasanya dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau. Dahulu harganya berada di bawah Rp10.000. Namun dengan kebijakan yang ada sekarang harganya dinaikkan menjadi Rp10.000. 
 

Kemudian untuk bahan bakar diesel berada di harga Rp5.150 dan menjadi Rp6.800. Kedua harga jual tersebut sangat jauh berbeda dengan bahan bakar non-subsidi yang sekarang sudah berada di kisaran Rp13.000 sampai Rp15.000. 

2. Kualitas

Kualitas BBM subsidi memiliki nilai oktan dan setana yang jauh lebih rendah. Jika sebelumnya disebutkan bahwa nilai oktan BBM subsidi hanya di angka 90 maka untuk bensin non-subsidi angkanya berada di atas 90 seperti RON 92, RON 95, RON 98, dan lain sebagainya. 
 

Kemudian BBM jenis diesel bersubsidi berada di angka setana 48, tetapi non-subsidi memiliki nilai setana yang berada di atas 48 seperti 51 dan 53. 

3. Kuota 

Kuota BBM subsidi setiap tahunnya sudah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini dilakukan supaya setiap liter bahan bakar yang disiapkan benar-benar digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berkekurangan. 

 

Untuk tahun 2022 sendiri, pemerintah telah menetapkan kuota sebanyak 23,05 juta liter. Di sisi lain, BBM non-subsidi dibatasi dengan kuota yang lebih banyak. Bahkan sebenarnya tidak ada kuota batasan per tahun yang ditetapkan. Hal ini karena penjualan jenis BBM yang lainnya tidak dikelola oleh pemerintahan alias dijual bebas oleh pihak-pihak swasta. 

4. Target Pasar

Target pasar dari BBM subsidi sudah jelas yaitu konsumen dari kalangan kurang mampu. Sedangkan target dari BBM non-subsidi adalah seluruh masyarakat Indonesia yang memiliki kendaraan bermotor. Baik itu mobil, sepeda motor, bus, van, truk, dan transportasi lainnya yang membutuhkan bahan bakar. 

Bagaimana Cara Menghemat Bahan Bakar Kendaraan?

Meskipun harga bahan bakar minyak (BBM) saat ini fluktuatif, selalu ada cara untuk menghemat pengeluaran Sobi Caroline dengan efisiensi dalam penggunaan bensin, berikut beberapa diantaranya.

 

1. Mengontrol kecepatan mobil

2. Mengawasi saat kendaraan berhenti

3. Menentukan rute perjalanan yang efisien

4. Mengurangi beban kendaraan

5. Melakukan pemeliharaan mobil secara rutin

6. Memilih jenis bahan bakar yang tepat

 

Baca Juga: 3 Perbedaan FWD dan RWD

Rekomendasi Mobil yang Cocok untuk BBM Bersubsidi?

Sejatinya orang-orang yang berkecukupan tidak dianjurkan membeli BBM bersubsidi. Jangan sampai kuota yang sudah disediakan oleh pemerintah habis namun masih ada masyarakat yang tidak bisa mengaksesnya. 
 

Tetapi ada juga mobil yang sebenarnya memang menggunakan bahan bakar subsidi karena memiliki nilai oktan atau setana yang sesuai. Beberapa contoh mobilnya seperti di bawah ini. 

 

1. Honda Brio

2. Daihatsu Terios

3. Daihatsu Sigra

4. Toyota Avanza

5. Toyota Agya

6. Toyota Rush

7. Toyota Yaris
 

Bagaimana? Sekarang Sobi Caroline sudah mengerti apa perbedaan BBM subsidi dan non-subsidi, bukan? Ingat bahwa BBM bersubsidi adalah bahan bakar yang memiliki kualitas lebih rendah dan ditujukan untuk masyarakat kurang mampu. Jangan sampai Sobi Caroline yang masih berkecukupan justru menghabiskan kuota bahan bakar subsidi yang terbatas. 

 

Untuk kamu yang baru saja ingin membeli mobil, coba perhatikan seluruh fitur termasuk kebutuhan BBM yang tepat. Ketahui BBM dengan nilai oktan atau setana berapa yang paling cocok untuk membuat kinerja mesin maksimal. 

 

Baca Juga: Kenali 3 Arti Plat Putih Pada Kendaraan
 

Jika masih bingung memilih mobil seperti apa, contoh rekomendasi yang disebutkan di atas dapat menjadi pilihan. 7 mobil tersebut tersedia di Caroline.id apabila kamu berminat membeli kendaraan second-hand. 

 

Jangan takut terkena zonk karena kualitas mobil di Caroline sudah diperiksa dan dipastikan tidak terkena kecelakaan apa pun. Pembelian mobil bekas dari Caroline memiliki garansi mesin 1 tahun dan garansi uang kembali setelah 5 hari apabila kamu menemukan adanya masalah. 

 

Langsung saja hubungi tim Caroline.id untuk melakukan proses pembelian. Nikmati semua kemudahan dan keamanan dalam membeli mobil hanya di Caroline! 

AUTHOR
author-image

Jangan Lewatkan